Selasa, 13 Desember 2011

Lesehan di Gudeg Permata Bu Pudjo


Wisata di Yogyakarta tentunya tak lepas dari wisata kuliner khas Jogja. Mungkin anda bingung mencari menu masakan yangkhas dari Kota Gudeg ini. Biasanya, tamu kami bertanya: " Kalo makanan yang khas di Jogja apa saja mas ". 

Untuk menghadapi itu, kami memberikan referensi kepada anda semua dengan memberikan 10 wisata kuliner di Jogja yang wajib anda kunjungi. Tempat - tempat kuliner ini sangat beragam, mulai dari makanan berat, ringan hingga tempat kuliner yang menjadi favorit Raja Keraton Ngayogyokarto. Kami pilihkan dengan konsep yang unik dan menarik

Berikut kat ini daftar wisata kuliner yang wajib anda kunjungi selama berada di Yogya:

1. Bakmi Jawa
Bakmi Jawa di Yogyakarta jelas sangat berbeda dan memiliki khas tersendiri, Selain rasanya yang gurih, . Bakmi Jawa biasanya di masak dengan menggunakan Anglo ( tungku dari tanah liat dengan bahan baku arang).
                  
Bakmi Jawa yang terkenal di Yogyakarta adalah :
a. Bakmi Jawa Mbah Mo ( Dusun Code Manding Bantul ). Letaknya sangat terpencil di dusun 
    code, namun menjadi incaran para pejabat dan artis ketika berkunjung ke Yogyakarta.
b. Bakmi Jawa Kadin. Bakmi Jawa yang sudah terkenal sejak dahulu kala, letaknya dekat 
    dengan Pakualaman, persis di samping Supermarket Superindo.
c. Bakmi Jawa Pak Pele, langganan para seniman Jogja. Letaknya di sebelah selatan Alun - 
    Alun Utara, atau dekat dengan Pagar Keraton. 
        Bosen atau anda sudah pernah mengunjungi kedua tempat diatas?? Sadah pernah datang atau mencoba Gudeg Permata ( Jl. Sultan Agung ) depan Bioskop Permata deket Pakualaman ( tempat tinggal Paku Alam ), datang saja gudeg pernata pasti akan dapat sensasi yang berbeda
Lesehan di Gudeg Permata Bu Pudjo
Gudeg Permata Bu Pujo, Jln Gadjah Mada,   barat Bioskop Permata,
Yogyakart

Gudeg Permata Bu Pujo berokasi sebelah Barat Bioskop Permata, Jln gadjah Mada Yogyakarta. Warung gudeg ini mulai berjualan sejak 1951 dengan nama Gudeg Bu Pujo. Pelanggan awalnya merupakan penonton bioskop Permata, dan saat ini sudah beralih ke penggemar gudeg yang sering keluar malam hari. Saat ini Gudeg Bu Pujo dikelola oleh anak-anaknya semenjak Bu Pujo meninggal.
Warung ini buka setiap hari kecuali hari minggu, sejak jam 21.00-01.00.  Jenis makanan yang tersedia gudeg basah dengan rasa gurih, tidak terlalu manis. Sambal kreceknya pedas. Ayamnya boleh memilih a.l kepala, sayap, gendhing, paha, ati ampela dan telur. Minumnya teh dan jeruk, panas dan es.

dengan ciri chas sejak dulu kedatangannya menggunakan becek
Tepat pukul 21.00 penjual gudegnya datang dengan menggunakan 2 buah becak untuk mengangkut gudeg dan lauk pauknya. Tempat jualan berupa warung tenda dengan beberapa tempat duduk, sedangkan pengunjung yang lain duduk lesehan di trotoir jalan gadjah Mada dan gang di sebelah utara bioskop Permata


Pukul 21.17, setelah cukup lama menunggu, pesanan nasi gudeg kami datang. Mas Eka memesan nasi gudeg gendhing, Alka dan Ichang memesan nasi gudeg paha, Afa memesan nasi gudeg telur, mBak Ungah memesan nasi gudeg sayap, Bu Rini memesan nasi gudeg ati ampela dan saya memesan nasi gudeg sayap dan kepala ayam
Begitu penjual gudeg datang, pelanggan yang sudah menunggu langsung menyerbu penjual gudeg, ngantri. Beruntung kami yang sudah datang duluan, sehingga mendapat tempat duduk dan sudah memesan makanan,tinggal menunggu pesanannya datang
gendhing


samtap malamku
Kami kemudian menikamti pesanan kami masing-masing. Saya menikmati nasi gudeg dengan lauk  sayap dan paha. Nasinya empuk, gudegnya termasuk gudeg basah, gurih dan tidak terlau manis, betonnya tidak dipakai untuk gudeg, rasanya pas di lidah saya. Sambal kreceknya cukup pedas, apalgi ditambah beberapa cabe rawit yang siap diceplus. Ayam kmapungnya empuk, tidak a lot dan rasa bumbunay meresap, pasangan yang pas dengan gudeg untuk lauk makan malam


Kenikmatan menikmati gudeg ayam ditambah dengan iringan pengamen jalanan yang lagu-lagu dengan suara yang merdu. Klop sekali, menikmati gudeg di malam minggu diiringi musik, sangat nikmat sekali, suasana khas Jogja.
Setelah selesai makan saya membayar. Untuk 7 porsi gudeg dan minuman yang kami nikmati mala mini, saya hanya perlu membayar 88 ribu rupiah. Harga yang menurut saya terlal murah untuk gudeg ayam yang kami nikmati.
Menurut saya, gudeg Permata Bu Pujo wajib dikunjungi oleh pecinta gudeg atau wisatawan yang singgah di Jogja, karena:
1. Cita rasa gudeg, sambal krecek dan ayamnya enak sekali
2. Gudeg Permata sudah mempunyai sejarah yang panjang melayani penggemar gudeg di Jogja dengan menyajikan gudeg basahdengan areh yang banyak dan sambal krecek yang pedas.

3. Gudeg Permata terletakdi tengah kota, sehingga mudah dijangkau
4. Harga gudegnya affordable, cenderung murah disbanding gudeg-gudeg papan atas yang lain.
5. Memiliki pelanggan setia dari berbagai kalangan yang
rela mengantri untuk menikmati gudeg



Tidak ada komentar:

Posting Komentar